Bergairahlah kawan.....

Rabu, 19 Juni 2013


Melongok kembali gairah, terus ku raba senyum untuk menghadirkan sedikit nilai dari gabungan rasa. Otak atik gelagat tawa yang tertimbun nuansa semilirnya aliran udara, hmmm...nampak nyaman walau sebentar. Halo ku sapa, kerut siang yang tak kunjung membuncah, tapi ku paksa juga agar ia segar bersama terik surya.

Ayolah kawan bergairahlah menghela laju problema yang kian hari kian menumpuk indah, seindah nikmat Tuhan bagi yang pandai bersyukur, tak usahlah tersungkur di gerigi pesimis kehidupan karena kita hanya akan menjadi bahan gunjingan yang tak sedap.

Terlampau singkat hanya memberi kesan suram bagi jalan kita, karena kasih sayang yang diberikan alam pada kita adalah ajaran alamiah yang patut direnungkan. Jangan sekali-kali menyumbatnya dengan ego kita yang tak sepatutnya.

Plong kan kebersihan jiwa dalam anugerah, syair para burung itu menggelembungkan bahasa dinamika yang terus sempurna dalam mengiring damai proses ini, ayo alihkan isu genting yang mengakibatkan kiamat hati, tanpa nur bimbingan Tuhan, sematkan keikhlasan yang tumbuh pelan tapi pasti di tepi harapan yang ada.

Rumah hati, sangat fleksibel menampung satu dua dst para hati yang terus menyandar dan disandarkan karena semua rasa itu milik Tuhan yang dititipkan pada kita, agar kita tidak mudah terlena.

Allahu A'lam.

0 komentar:

Poskan Komentar