Mereda

Senin, 12 Januari 2009


Puji syukur saya haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas KuasaNya diriku masih diberi kekuatan jari menitikkan tumpahan pikir kedalam rumah blog ini. Kerinduanku pada suasana keakraban para blogger terus melaju walau kuakui ada sesuatu yang membatasi sebuah pekerjaan manusia. Sesuatu yang sering dilawan oleh sebagian kawan-kawan. Sesuatu itu tak lain adalah "JENUH".


Tetapi itu masa lalu tepatnya tahun lalu, karena kini kita telah masuk tahun baru. Barangkali juga itu yang membuat kejenuhan ini agak mereda, hemm....(agak mungkin masih nih). InsyaAllah sudah semangat lagi sekarang tetapi tetap membutuhkan energi ekstra yang benar-benar mujarab.

Ditahun baru ini sudahkah kita menjadi kupu-kupu yang telah menyelesaikan semedinya selama satu tahun guna memperbaiki kwalitas dirinya dihadapan dunia, apalagi di hadapan Tuhannya?? (mirip ya sama lagunya om jalu)

Biarpun belum jadi kupu-kupu tapi kita akan setuju kalau bilang "NO WAR FOREVER" tetapi akan selalu mengisi hati dengan "LOVE FOREVER". Setidaknya keprihatinan ini telah menghiasi sebagian isi akhir tahun kita, dan berlanjut dengan datangnya tahun baru baik hijriyyah maupun masehi.

Seiring kejenuhanku yang kian mereda kuharapkan juga perang akan reda. Bicara dosa tiada yang tak berdosa, tetapi perikemanusiaan, hak untuk hidup, hak mendapatkan cita-cita yang baik yang berguna bagi kelangsungan kehidupan dunia.


2 komentar:

Anonim mengatakan...

yuk biar ga jenuh lagi mampir ke rumah zie yg ke-2 ya mas

Anonim mengatakan...

okey thanks..

Posting Komentar