Postingan

Pesona di Angkasa Raya

Assalamualaikum Wr. Wb. Ini adalah karya Harun Yahya, cendekiawan muslim yang sangat cinta dengan agamanya dan tentunya Rabb-nya yang Maha Mulia. Demikian kira-kira sebagian tulisannya : PESONA DI ANGKASA RAYA (GLORY IN THE HEAVENS) KARYA : HARUN YAHYA DAFTAR ISI PENDAHULUAN BAB 1: PENCIPTAAN ALAM SEMESTA Ketika Alam Semesta Belum Ada Big Bang dan Mengembangnya Alam Semesta Keteraturan yang Muncul dari Suatu Ledakan Al Qur’an Memberitahu kita tentang Alam Semesta BAB 2: ALAM SEMESTA Galaksi Bima Sakti Bintang Sistem Tata Surya Matahari Gaya Tarik Gravitasi Matahari Planet-Planet Benda Langit Lainnya BAB 3 : BUMI Bumi Kita Yang Sangat Seimbang Letak Bumi di Alam Semesta Suhu Bumi Ukuran Bumi dan Perlindungan Terhadap Benda Langit Lautan dan Samudera Gunung-Gunung yang Memuntahkan Magma Atmosfer Atmosfer yang Tepat Untuk Hidup Awan yang Bergantungan Ukuran Air Hujan Pelangi Yang Berwarna Warni Bulan yang Menerangi Gelapnya Malam Siang-Malam dan Musim-Musim KESIMPULAN PENDAHULUAN Pernahka...

Naudzubillah Min Dzalik

Kisah Nyata : Pesankan Saya Tempat di Neraka ORANG-ORANG Mesir sangat gandrung sama al-Quran. Kemanapun mereka pergi, mereka tidak lupa untuk membawa mushaf. Tidak heran bila hampir semua orang (apapun tugas, karir dan jabatannya) terlihat membaca Quran di sela-sela waktu senggang atau ba'da shalat. Begitu juga pemilik toko, penjaganya, para karyawan, satpam, sopir taksi, bos-bos kantoran, selalu terlihat membaca al-Quran. Kalau tidak dibaca, Al-Quran mereka letakkan dengan rapih di atas mejanya, atau ditenteng dan disimpan dalam tas jika bepergian. Ayat al-Quran juga sering diperdengarkan dari rumah-rumah sederhana hingga hotel berbintang lima, dari warung-warung kecil hingga shopping center mewah, dari sarana transportasi butut hingga pesawat terbang. Nyaris di semua tempat selalu ada yang membaca al-Quran. Begitupun di dalam taksi, mikrolet, bus kota, kereta api, tram kota, senantiasa para pemuda, bapak-bapk dan kaum hawa senantiasa khusyu membaca Quran sambil mengusir suara bi...

Semoga Berhasil

Menjadikan Semburan Lumpur Daya Tarik Tingkat Dunia OLEH: Dahlan Iskan MEMBICARAKAN bagaimana cara menutup semburan lumpur Lapindo tampaknya sudah tidak relevan lagi. Terutama ketika masalah sosial yang ditimbulkannya hampir terselesaikan. Juga, berbagai upaya ternyata sudah dilakukan dan tidak ada gunanya. Memang masih ada banyak saran yang disampaikan. Tapi, semuanya hampir tidak mungkin dilakukan lantaran terlalu mahal. Kalau masih harus membicarakan lumpur Lapindo, sebaiknya mulai beralih ke agenda ini: akan diapakan lokasi itu. Terutama setelah melihat dalam beberapa bulan terakhir tidak ada tanda-tanda membesarnya semburan itu. Belakangan saya sering lewat memutar di atasnya dan selalu saja saya melihat tidak ada tanda-tanda gejolak baru. Tapi, untuk membicarakan akan diapakan lokasi itu tentu masih harus dilihat dulu siapa yang berhak atas pengelolaan wilayah tersebut. Pemda Sidoarjo? Pemda Jatim? Pemerintah pusat? Bakrie Group? Dua minggu lalu saya diajak makan malam oleh seora...