Alunan Musik di Palestina
Ketika mendengar alunan musik nan merdu, tentu hati akan mengikuti kemana alunan itu terarah. Tetapi yang mengalun itu adalah sebuah pesawat-pesawat tempur yang siap menghunjamkan berbagai rudal mematikan, thank-thank berteknologi mutakhir yang terus-menerus bersuara lantang merenggut nyawa, tentu arah hati akan mengikutinya sebagai irama kematian. Ada luka dan kesengsaraan yang terus meliputi saudara-saudara kita. Palestina yang dahulu damai berseri, kini menjadi arena kematian yang terdahsyat sepanjang sejarah. Tetapi kita percaya bahwa tiada yang kekal apa yang bernama kejahatan, karena jelas bertentangan dengan aturan Tuhan. Setidaknya orang seperti Enstein lebih setuju dibandingkan orang yang mengaku dirinya terbaik diantara umat manusia. Tidak ada pembenaran apapun alasannya atas penghakiman sepihak yang mencabik-cabik rasa peri kemanusiaan dan keadilan, hak untuk hidup sebagaimana mestinya. Mengabaikan nilai-nilai luhur kehidupan. Benar-benar ironi sebuah ajaran hidup beretika, ...